
E-learning (pembelajaran elektronik) adalah sebuah bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan berupa website yang dapat diakses di mana saja. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
3 Fungsi E-Learning
- Suplemen Dikatakan berfungsi sebagai supplemen (tambahan), apabila peserta mempunyai kebebasan memilih, apakah akan memanfaatkan materi pembelajaran elektronik atau tidak.
- Komplemen (tambahan) Dikatakan berfungsi sebagai komplemen (pelengkap) apabila materi pembelajaran elektronik diprogramkan untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima tersebut.
- Substitusi (pengganti) Beberapa perguruan tinggi di negara-negara maju memberikan beberapa alternatif model kegiatan pembelajaran/perkuliahan kepada para mahasiswanya.
Jenis E-Learning
- Computer Based Training (CBT)
- Web Based Training (WBT)
3 Alternatif Model Kegiatan Pembelajaran
- Sepenuhnya secara tatap muka (konvensional)
- Sebagian secara tatap muka dan sebagian lagi melalui internet
- Sepenuhnya melalui internet.
Komponen E-Learning
- Infrastruktur e-learning
- Sistem dan aplikasi e-learning
- Konten e-learning
Karakteristik E-Learning
- Menggunakan bahan ajar bersifat mandiri (self learning materials) yang kemudian disimpan didalan komputer, sehingga dapat untuk diakses oleh doesen serta mahasiswa kapan saja dan dimanapun.
- Memanfaatkan suatu jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, serta hal-hal yang berkaitan dengan suatu administrasi pendidikan dapat dilihat pada tiap-tiap komputer.
- Memanfaatkan suatu jasa teknologi elektronik.
- Memanfaatkan suatu keunggulan komputer (digital media serta juga komputer networks).
Manfaat E-Learning
- Efisiensi biaya
- Fleksibel
- Belajar mandiri
- Meningkatkan suatu partisipasi aktif dari mahasiswa.
- Meningkatkan suatu partisipasi aktif dari mahasiswa.
Kelebihan E-Learning
- Lebih mudah untuk diserap
- Jauh lebih efektif didalam biaya
- Jauh lebih ringkas
- Tersedia dalam 24 jam per hari
Kekurangan E-Learning
- Tidak semua tempat terfasilitasi internet
- Kurangnya suatu sumber daya manusia yang mengerti internet.
- Kurangnya penguasaan dalam bahasa komputer.
- Kurangnya suatu interaksi antara pengajar serta juga pelajar atau juga bahkan antar pelajar itu sendiri.
Source:
https://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran_elektronik
https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-e-learning/#ftoc-heading-3